Rss Feed Facebook Twitter Google Plus

post:


Kamis, 14 Juli 2011

Perintah Percabangan / Struktur Pemilihan di delphi

Pada beberapa kasus terkadang kita menginginkan komputer melakukan suatu aksi tertentu bila suatu kondisi terpenuhi. Keberadaan perintah bersyarat pada suatu program memberikan pencabangan proses seperti ditunjukkan oleh Error! Not a valid link.. Bahasa Delphi menyediakan dua cara penyajian perintah bersyarat, yaitu If…Then…Else dan Case…of. Pada prinsipnya pemilihan aksi dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian :
1. Pemilihan 1 pilihan/kasus. Gunakan perintah IF – THEN
2. Pemilihan 2 pilihan/kasus. Gunakan perintah IF – THEN – ELSE
3. Pemilihan N pilihan/kasus. Gunakan Case – of (Catatan sebenarnya dapat menggunakan if—
then – else bersarang)

IF … THEN : Pemilihan 1 kasus
Perintah bersyarat If – then digunakan hanya melakukan 1 aksi bila kondisi dipenuhi. Bentuk
sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:
If <kondisi_pencabangan> then
Begin
... {aksi-1}
end;

IF … THEN … ELSE : Pemilihan 2 kasus
Perintah bersyarat If umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2
atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi
prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini
adalah:
If <kondisi_pencabangan> then
Begin
... {aksi-1}
end
else
Begin
... {aksi-2}
end;

IF … THEN … ELSE : Pemilihan N kasus
If <kondisi_pencabangan1> then
Begin
... {aksi-1}
end
else
If <kondisi_pencabangan2> then
Begin
... {aksi-2}
end
else
Begin
... {aksi-3}
End

CASE … OF … : Pemilihan N kasus
Perintah bersyarat Case umumnya digunakan untuk kondisi dengan banyak pencabangan.
Syarat pencabangan pada bentuk ini hanya boleh melibatkan satu buah parameter dengan
tipe data bukan Real. Pemeriksaan kondisi di sini lebih tepat disebutkan dalam hubungan
relasi sama dengan (=). Dengan demikian bila parameter bernilai tertentu maka dilakukan
suatu aksi terkait, bila bernilai lain maka dilakukan aksi yang lain juga, demikian
seterusnya.
Case <Parameter> Of
<nilai_1> : <aksi_1> ;
<nilai_2> : <aksi_2> ;
...
<nilai_n> : <aksi_n> ;
Else <aksi_n+1> ;
End;
Read more

Mengubah (Konversi) Tipe Data pada Delphi

Ada beberapa fungsi yang digunakan untuk konversi tipe data di delphi, yaitu :

1. Fungsi Strtoint
Digunakan untuk mengubah String yang mempresentasikan data bertipe integer menjadi
sebuah angka bertipe integer
Sintaks :
Function Strtoint (const S : String) : Integer;
Contoh : Nilai integer := Strtoint (edit1.text) ;
Artinya mengubah data yang bertipe String di komponen edit1 menjadi data yang bertipe
integer yang disimpan di variable nilai integer.

2. Fungsi Strtofloat
Digunakan untuk mengubah String yang mempresentasikan data bertipe integer menjadi
sebuah nilai floatingpoint (bilangan real).
Sintaks :
Function Strtofloat (const S : String) : Extended ; overload ;
Function Strtofloat (const S : String ; Const format settings : tformat
settings) : Extended ; overload ;
Contoh : Bilangan real:= strtofloat (edit1.text) ;
Artinya mengubah data yang bertipe String di dalam komponen edit1 menjadi data yang
bertipe Extended (real) yang disimpan di variable bilangan real

3. Fungsi Inttostr
Digunakan untuk mengubah data bertipe integer menjadi sebuah string
Sintaks :
Function inttostr (value : integer) : String ; overload ;
Contoh :
Mystring := Inttostr (5*6)
Artinya data bertipe integer (yaitu 30, yang merupakan hasil perhitungan 5*6) dirubah
menjadi data bertipe string yang disimpan di variable mystring

4. Fungsi Inttostr
Digunakan untuk mengubah nilai floating-point menjadi sebuah string
Sintaks :
Function floattostr (value : Extended) : String ; overload ;
Contoh :
Mystring := FloatToStr (3,14*4)
Artinya data bertipe real (yaitu 12,56, yang merupakan hasil perhitungan 3,14*4) dirubah menjadi data bertipe string yang disimpan di variable mystring.
Read more

Variabel dan Tipe Data pada Delphi

1.Variabel

Variabel pada dasarnya adalah nama untuk suatu lokasi pada memori. Variabel dalam
program digunakan untuk menyimpan suatu nilai tertentu dimana nilai tersebut dapat
berubah-ubah. Setiap variabel mempunyai tipe dan hanya data yang bertipe sama dengan tipe variabel yang dapat disimpan di dalam variabel tersebut. Setiap variabel mempunyai nama dan pemisahan antar variabel dilakukan dengan memberikan tanda koma.
Contoh :
Var
namabarang : string;
harga_per_unit,totalbiaya : integer;

Sebelum suatu variabel dapat digunakan, variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu dengan menyebutkan nama variabel dan tipe datanya. Variabel dideklarasikan pada bagian yang diawali dengan var seperti contoh diatas. Keyword Var digunakan di beberapa tempat di dalam kode, seperti di awal unit untuk mendefinisikan variabel global maupun di awal fungsi atau prosedur untuk menentukan variabel lokal.
Aturan pemberian nama variabel pada Delphi :
1. Nama variabel maksimum terdiri dari 63 karakter
2. Nama variabel hanya boleh mengandung huruf, angka, garis bawah (_) dan tidak
boleh diawali dengan angka
3. Tidak boleh menggunakan keyword milik Delphi, misal variabel dengan nama if,else,
for tidak diperbolehkan.
4. Variabel merupakan Simbol yang digunakan untuk mewakili suatu data. Setiap
varibel yang mewakili suatu data mempunyai jenis tipe data masing-masing.

Berikut Tipe data pada Delphi :

2. Tipe Data.

2.1 Tipe Data Integer
Tipe data integer digunakan untuk bilangan bulat atau bilangan yang tidak memiliki angka desimal. Tipe data integer memiliki beberapa tipe yang tergantung pada rentang nilai dan ukuran penggunaan memori.

2.2 Tipe Data Real
Tipe data real digunakan untuk bilangan yang memiliki desimal. Tipe data real memiliki
beberapa tipe yang tergantung pada rentang nilai dan ukuran penggunaan memori.

2.3 Tipe Data Currency untuk bilangan menyatakan uang.
Keuntungan dari penggunaan tipe data Currency adalah:
· Tipe data Currency mempunyai ketelitian yang lebih tinggi dalam menangani bilangan yang cukup besar.
· Tipe data Currency dipakai dalam Currency Field dan Komponen lain dan kompatibel dengan tipe database yang menyatakan uang.

2.4 Tipe Data Boolean
Tipe data boolean digunakan untuk data logika yang hanya berisi True (Benar) dan False (Salah).

2.5 Tipe Data Caracter
Tipe data character digunakan untuk menyatakan karakter satu huruf dalam bentuk tiga tipe, yaitu:

2.6 Tipe Data String
Tipe data string digunakan untuk menyatakan sederetan karakter, misalnya nama, alamat, kota
dan lain-lain. Adapun tipe-tipe dari data string, yaitu:

2.7 Tipe Data Array
Array adalah suatu variabel tunggal yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data yang
sejenis. Anda dapat memanipulasi, menyalin array hanya dengan sebuah nama. Dalam tipe data
array menggunakan nomor elemen dikanan nama array.
Contoh: Var
Hari : array [1..7] of String;
Mi05_01:array[1..30]0f string;
Begin
Hari [1] : = ‘Senin’;
……………
……………
Hari [7] : = ‘Minggu’;
End

2.8 Tipe Data Record
Tipe data record digunakan untuk menyimpan sekumpulan data yang mungkin mempunyai tipe yang berbeda tetapi saling berhubungan. Elemen-elemen dalam array mempunyai tipe yang sama, tetapi elemen-elemen record dapat mempunyai tipe yang berbeda. Misalnya tipe data record yang digunakan untuk menampung data barang yang berisi kode, nama, dan harga barang.
Read more